Bintang Tiga di Depan, Mesin di Belakang - Mercedes-Benz 130 dan 170H
Sebelum VW Kodok menjadi mobil terlaris sepanjang masa, dan sebelum Porsche 911 menjadi salah satu mobil sport tersukses hingga saat ini, banyak pabrikan lain yang bereksperimen dengan meletakkan mesin di belakang mobil. Salah satunya adalah Mercedes-Benz, dengan model 130 dan 170H. Sayangnya, kedua mobil tersebut tidak meraih kesuksesan yang sama dengan VW yang muncul beberapa tahun setelahnya. Simak bagaimana Perang Dunia I, krisis ekonomi, dan kebangkitan partai Nazi di Jerman mewarnai sejarah singkat namun berwarna dari kedua model tersebut. Ingin konten tentang cerita-cerita di dunia otomotif lainnya? Subscribe channel mobilisme dan nantikan video kami berikutnya. All videos featured are property of their respective owners. CREDITS Script, Storyboard, Editing: M. I. Fadhil Animation, Voiceover: Ramadhanu Mulya Wardhana SUMBER "The rear-engined revolution: horses pushing the cart Part 1: The pre-war experiments" (http://forix.autosport.com/8w/rear-engines-prewar.html) "Benz Tropfenwagen" (http://www.grandprixhistory.org/trop.htm) "Rear-engine Mercedes-Benz vehicles of the 1930s" (https://media.daimler.com/marsMediaSite/en/instance/ko/Rear-engine-Mercedes-Benz-vehicles-of-the-1930s.xhtml?oid=9361594) "The Story of the Rear Engined Passenger car" (http://www.lightauto.com/rearengined.pdf) "130, 150, 150 V and 170 H (W 23, W 30, W 130, W 28), 1934 - 1939" (https://mercedes-benz-publicarchive.com/marsClassic/en/instance/ko/130-150-150-V-and-170-H-W-23-W-30-W-130-W-28-1934---1939.xhtml?oid=4249)
Know someone who'd love this clip?
Share it with friends and fellow fans.



